Beli Indonesia @DemoCrazy, MetroTV, 15 Jan 2012

Sektor swasta sangat berperan dalam kemajuan suatu bangsa. Untuk menumbuhkan sektor wirausaha tersebut, bukan dimulai dari produknya, tetapi dari keinginan bangsa itu sendiri untuk menggunakan produk dalam negeri. Beli Indonesia!


Tidak ada satupun bangsa yang bisa menjajah kita, kalau kita tidak mengizinkannya.

 

How To Be Debt Free – Seminar @ Bandung 15-16 Jan 2010


Banyak orang berhutang dengan cara dan waktu yang salah. Akibatnya hutang itu bukan menyelesaikan masalah tetapi justru menambah masalah, terlilit hutang. Berbisnis tidak harus berhutang. Ketika sebagian besar orang memiliki masalah karena banyak hutang, ternyata ada orang di luar sana yang menjalani bisnis tanpa hutang dan menjalani kehidupan dengan sangat indah dan menarik karena hidupnya dijalani dengan berbagi dan berkelimpahan. Kaya atau miskin bukanlah keadaan saat ini, tetapi sebuah mentalitas, banyak harta belum tentu kaya, jatuh dan terpuruk belum tentu menjadi miskin.

Bagi anda yang ingin tahu banyak tentang menguasai rahasia membangun kekayaan, menguasai strategi jitu keluar dari lilitan hutang, memahami bisnis dan menjadikan bisnis itu kuat serta memiliki mentalitas unggul dalam kehidupan, maka inilah yang anda cari, workshop 2 hari “How To Be Debt Free”. Workshop ini diselenggarakan oleh IIBF Jawa Barat, pada tanggal 15 – 16 Januari 2011 di Hotel Savoy Homan.

Tempat Pendaftaran:
- MQFM (Geger Kalong)
- de’risol (Citarum)
- Sygma Publishing (Babakan Sari I, Kircon)

CP. Nugie : 083820504489, Pendra : 081312843176

Download booklet PDF How To Be Debt Free (Seminar @ Bandung)
Continue reading

IIBF Jawa Barat Memulai Sejarah Baru

Bandung, 15/10/2010. Bertepatan dengan 200 tahun kota Bandung, Pengurus Wilayah IIBF Jawa Barat, Sabtu siang dilantik. Pelantikan berlangsung di Aula gedung IM Telkom di Jl. Suropati 189 Bandung, Jawa Barat. “Pelantikan ini sudah kita siapkan jauh-jauh hari. Pelantikan kita rangkai degan pengajian bisnis sebagai program rutin kita untuk semua orang,” kata Riza Zacharias. Ketua Umum IIBF Jawa Barat. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden IIBF, Ir. H. Heppy Trenggono, MKomp. Dalam surat keputusan Pengurus Pusat IIBF yang dibacakan Sekjen IIBF, Aswandi As’an, menyebutkan Ketua Dewan Pembina, Dr. Herry Kusaeri. Dan Ketua Umum, Riza Zacharias. Riza adalah pendiri dan pemilik PT. Sygma, sebuah perusahaan pencetak Al-Qur’an Syaamil dan buku-buku Islam.

Sebelum pengurus definitif terbentuk, IIBF Wilayah Jawa Barat selama ini digerakkan oleh team engine yang melakukan beberapa aktifitas seperti workshop, pengajian bisnis, dan lain-lain. “Dengan terbentuknya kepengurusan ini kerja-kerja organisasi akan lebih sistematis dan terukur,” kata Sekjen IIBF, Aswandi As’an. Menurut Aswandi, IIBF sendiri sejatinya adalah sebuah gerakan untuk membangun ummat dan bengsa dengan jalan mencetak pengusaha yang berbisnis layaknya pebisnis kelas dunia dan berperilaku sebagai mana muslim yang takwa.

Di jajaran Dewan Pembina terdapat nama H. Iyus Ruslan, H. Asep Suryana Natawirya, Deni Tresnahadi, Amri Gunawan dan Ridwan Kamil. Sementara di jajaran pengurus, Wakil Ketua Umum dijabat oleh Anton Herutomo, Sekretaris Umum; Ferry Permadi dan Bendahara Umum; Ir. H. Muhammad Jamil.

Berikut ini susunan lengkap Pengurus Wilayah IIBF Jawa Barat : Continue reading

Tidak Ada Masalah yang Lebih Besar daripada Ini

Dr. Hery Kusaeri (kanan) berkisah, setiap kali dia mengalami masalah yang sulit, akan dilihatnya foto isterinya di dompet sambil berkata, “Semua masalah saya kecil, kecuali masalah yang di foto ini”.

Sontak saja, pernyataan tersebut disambut gelak tawa para hadirin pada halal bi halal IIBF Jawa Barat bertempat di sekretariat baru, Jl. Surapati, Bandung, 25 September 2010. Beliau juga menceritakan tentang beberapa kesalahan yang pernah dibuatnya ketika pertama kali terjun ke dunia bisnis. Karena tidak fokus, beliau yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Telkom sempat merugi milyaran rupiah.

Posisi beliau di IIBF Jawa Barat kini sebagai Ketua Dewan Pembina, dan tongkat Ketua IIBF Jawa Barat diserahkan kepada Riza Zacharias (kiri), Direktur Group Sygma Publishing.